STRATEGI INVESTASI DAN PENDANAAN - SEMESTER 5
Pada semester 5 ini, saya mendapatkan kesempatan yang sangat
berharga untuk mendalami mata kuliah Strategi Investasi dan Pendanaan. Mata kuliah
ini diampu oleh Ibu Rizca Puspita Devi, S.E., M.M di kelas konsentrasi Manajemen Keuangan. Selama satu semester
penuh, beliau menyampaikan materi-materi yang
sangat komprehensif dan relevan dengan kebutuhan dunia investasi dan pendanaan
saat ini. Beliau tidak hanya memberikan teori-teori yang mendalam, tetapi juga
memaparkan studi kasus dan contoh-contoh praktis yang sangat membantu kami
memahami bagaimana konsep-konsep tersebut diimplementasikan dalam situasi
nyata. Materi-materi
yang disampaikan oleh Ibu Riska mencakup berbagai aspek penting dalam strategi
investasi dan pendanaan, antara lain:
1. Struktur Modal: Materi ini membahas mengenai struktur modal mulai dari
definisi modal itu sendiri dan struktur modal yang optimal, seperti Pecking
Order Theory, Signalling Theory, Trade-off Theory, dan Agency Theory, yang
bertujuan untuk meminimalkan biaya modal rata-rata tertimbang. Modal juga
memiliki posisi penting dalam laporan keuangan, di mana aktiva (penggunaan) dan
pasiva (sumber) harus seimbang. Secara keseluruhan, pemilihan struktur modal
yang tepat sangat penting bagi perusahaan untuk mencapai efisiensi biaya dan
meningkatkan nilai perusahaan.
2. Cost of Capital: Materi ini membahas mengenai Cost of Capital (COC) yang
merupakan biaya yang dikeluarkan perusahaan baik secara internal maupun
eksternal. COC dibagi menjadi 2 yaitu biaya internal itu disebut COE (Cost of
Equity) dan biaya eksternal yang disebut COD (Cost of Debt). Nah buat cari COC
itu bisa pake WACC (Wighted Average Cost of Capital) atau biaya modal rata-rata
tetimbang. Nah sebelum ngitung WACC kita harus menghitung biaya modalnya
terlebih dahulu (seperti biaya modal obligasi, biaya modal saham biasa dan
biaya modal preferen). Kami juga mencoba untuk menghitung WACC suatu
perusahaan.
3. Capital Budgeting: Materi ini membahas mengenai Capital Budgeting yang
tujuannya untuk menilai kelayakan proyek-proyek potensial, Proyek terbagi
menjadi dua yaitu Independen (proyek yang tidak berpengaruh ke proyek yang
lain) dan Mutually Exclusive (dapat berpengaruh terbalik ke proyek lain). Tentunya
ada tahapan analisis nya yaitu dengan memperkirakan aliran kas, menentukan
biaya modal, dan Evaluasi CF -> layak/tidaknya. ada 4 metode analisa yaitu
NPV, PBP, IRR, dan PI.
·
NPV (Net Present Value) ini adalah selisih
antara pengeluaran dan penerimaan yang dipresent valuekan, terus proyek dikatakan
layak ketika NPV > 0. NPV ini juga berkaitan dengan TVM (Time Value of
Money) karena nilai uang zaman sekarang dan masa lalu berbeda. TVM ini juga
terbagi menjadi 2 yaitu PV (Present Value) dan FV (Future Value).
·
PBP (Payback Period) yang gunanya untuk
menghitung jangka waktu balik modal. Yang jika PBP < masa manfaat aset maka
investasi diterima, sebaliknya jika PBP > masa manfaat aset makan investasi
ditolak.
·
IRR (Internal Rate of Return) digunakan
untuk memperkiraan keuntungan yang akan didapatkan) IRR ini memberikan pedoman
bahwa proyek yang IRR-nya > tingkat bunga bank maka proyek tersebut
diterima, sebaliknya proyek yang IRR-nya < tingkat bunga bank sebaiknya
tidak dijalnkan.
·
PI (Profitability Index) ini digunakan
untuk menghitung kelayakan investasi, yang pedomannya adalah jika PI > 1
maka investasi tersebut diterima, dan sebaliknya jika PI < 1 investasinya
ditolak.
4. EPS dan PER: Materi ini membahas mengenai Rasio yang digunakan ada 2
yaitu EPS (Earning Per Share adalah laba per saham yang semakin tinggi semakin
baik) dan PBV (Price to Book Value adalah harga dibanding nilai saham yang
semakin kecil akan semakin murah).
6. Investasi: Kami diberikan tugas kelompok yang masing-masing kelompoknya
diberikan satu jenis instrumen investasi untuk di presentasikan dari presentasi
keempat kelompok tersebut dapat disimpulkan bahwa, Investasi adalah cara yang
cerdas untuk mengembangkan kekayaan Anda dari waktu ke waktu. Ada berbagai
instrumen investasi yang tersedia, masing-masing dengan karakteristik, potensi
keuntungan, dan risiko yang berbeda. Saham, sebagai bagian kepemilikan dalam
perusahaan, menawarkan potensi keuntungan tertinggi melalui kenaikan harga
(capital gain) dan dividen, namun juga memiliki risiko tertinggi. Reksa dana,
di sisi lain, adalah wadah investasi kolektif yang dikelola oleh manajer
investasi, memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam berbagai jenis aset
dengan modal kecil. Potensi keuntungan dan risiko reksa dana bervariasi,
tergantung pada jenis aset yang dipilih. Obligasi, sebagai surat utang yang
diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan, umumnya dianggap lebih aman
daripada saham dan menawarkan pendapatan tetap melalui pembayaran kupon. Emas,
sebagai logam mulia, sering dianggap sebagai aset safe haven yang nilainya
cenderung meningkat saat kondisi ekonomi tidak pasti. Terakhir, properti,
seperti tanah dan bangunan, dapat memberikan keuntungan melalui kenaikan harga
properti dan pendapatan dari sewa, meskipun membutuhkan modal besar dan
likuiditasnya rendah. Memilih instrumen investasi yang tepat memerlukan
pemahaman yang baik tentang tujuan keuangan, toleransi risiko, dan jangka waktu
investasi Anda.
7. Rasio Keuangan: Materi ini membahas analisis laporan keuangan yang
merupakan alat penting untuk menilai kinerja keuangan perusahaan melalui
perbandingan data dari laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi,
laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan, dijelaskan tentang pengguna laporan keuangan yang meliputi manajemen,
karyawan, kreditur, pemerintah, dan pemegang saham, serta tujuan mereka dalam
menggunakan laporan tersebut. Selain itu, terdapat pembahasan mengenai rasio
keuangan, seperti Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV), yang
memberikan wawasan mengenai opini investor terhadap perusahaan berdasarkan
harga saham dan keuntungan yang diperoleh. juga
diinstruksikan cara mengunduh laporan keuangan dari IDX untuk analisis lebih
lanjut, serta memberikan contoh tugas kelompok untuk melakukan analisis rasio
dari perusahaan selama tiga tahun.
Selain materi-materi di atas, Ibu Rizca
juga memberikan tugas yang mendorong kami untuk berpikir kritis dan bekerja
sama dalam tim. Pengalaman belajar di kelas Strategi Ivestasi dan Pendanaan selama satu semester ini telah memberikan saya bekal yang sangat
berharga untuk memasuki dunia kerja khusunya
investasi dan pendanaan. Saya menjadi lebih percaya diri dalam membuat
keputusan investasi yang cerdas dan memahami bagaimana cara mengelola keuangan
dengan baik. Saya sangat berterima kasih kepada Ibu Rizcaa
atas ilmu dan bimbingan yang telah beliau berikan.

Komentar
Posting Komentar