Lobi dan Negosiasi

Review Materi Lobi dan Negosiasi

Nama : Eriecha Destiany Salsabila

NPM : 10122001


     Kemampuan lobi adalah pendekatan yang sering digunakan dalam mencapai kesepakatan tertentu. Lobi ini lebih efisien untuk memengaruhi orang.

     Lobbying (lobi) yang diambil dari kata lobi hotel karena jaman dahulu pertemuan-pertemuan banyak dilakukan di lobi hotel.

   Lobi adalah upaya melajukan pendekatan kepada orang lain. kemampuan ini hanya dimiliki sebagian orang. kemampuan lobi sangat penting bagi para pimpinan. 

menurut KBBI negosiasi adalah proses tawar menawar. Sedangkan dalam dunia bisnis, negosiasi adalah proses dua pihak atau lebih yang mempunyai kepentingan atau pertentangan yang bertemu dan berbicara untuk mendapatkan kesepakatan bersama.


Strategi Lobi

1. Kenali objek yang dituju

2. Persiapan informasi

3. Persiapan diri

4. Berupaya menarik perhatian pendengan (3V)

5. Sajikan pengiriman pesan dengan jelas

6. Tutup pembicaraan yang memberikan kesan


Tujuan Negosiasi

1. Mencapai kesepakatan bersama yang memiliki presepsi, pengertian dan persetujuan yang sama

2. Mencapai penyelesaian dari masalah yang ada

3. Mencapai kesepakatan


Perencanaan Negosiasi (Persiapkan Diri dengan konsep 5W+1H)

1. Mempelajari permasalahan dengan baik.

2. Mengenal baik peraturan.

3. Mempunyai anggapan bahwa perjanjian dapat diselesaikan dalam satu atau dua pertemuan.


Strategi Negosiasi

1. Competition (Win-Lose)

     Strategi yang mementingkan hasil negosiasi dari pada hubungan kerjasamanya yang digunakan untuk menjalin kerjasama dalam jangka waktu yang singkat.

2. Collaboration (Win-Win)

     Strategi yang paling sering digunakan yang merupakan strategi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak dan digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

3. Avoidance (Lose-Lose)

     Strategi yang paling jarang digunakan namun dapat digunakan untuk menghindari kerugian yang lebih banyak lagi. strategi ini dapat digunakan ketika dalam kondisi negosiasi yang terus memakan uang, waktu, maupun dapat mempertaruhkan hubungan kerjasama.

4. Accommodation (Lose to Win)

     Strategi yang lebih mempertimbangkan kerjasama dibandingkan hasil negosiasinya. Biasanya negosiator yang menggunakan strategi ini menargetkan sesuatu di masa yang akan datang. 


Win-Win Solution

     Secara bahasa artinya saling menguntungkan. teknik ini dapat membangun hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak yang mau bekerjasama.

     Penyelesaian dengan strategi ini lebih mengutamakan kesepakatan diantara kedua belah pihak, sehingga dapat mengurangi resiko perselisihan.


Prinsip Win-Win Solution

1. Memahami masalah secafa menyeluruh dan komprehensif.

2. Mempersiapkan materi negosiasi dengan berbagai alternatif.

3. Fokus menyelesaikan masalah dengan solusi yang akan dibuat.

4. Mempunyai sifat keterbumaan terhadap pihak lawan.

5. Siap melakukan kerjasama atau kolaborasi 

6. Mengutamakan hubungan yang saling mendukung.


Macam - Macam Komunikasi


A. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian

     Manusia merupakan makhluk sosial yang tentunya dapat berkomunikasi satu sama lainnya. Namun, tidak semua orang terampil dalam berkomunimasi. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan cara penyampaian informasinya, yaitu:

1. Komunikasi Lisan: 

• Komunikasi Tatap Muka: Dialog, wawancara, rapat, dll.

• Komunikasi Jarak Jauh: Telepon, dll.

2. Komunikasi Tertulis: 

• Surat: Singkat, jelas, untuk tujuan tertentu.

• Memo: Berita kompleks, panjang, dan terstruktur.

• Blangko: Mengirimkan berita dalam daftar.

• Gambar/Foto: Menyampaikan informasi visual.

• Spanduk: Menyampaikan informasi kepada banyak orang.


B. Komunikasi Menurut Kelangsungannya

     Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan kelangsungannya, yaitu:

1. Komunikasi Langsung: Tanpa perantara dan tidak dibatasi jarak. Contoh: Percakapan dua orang.

2. Komunikasi Tidak Langsung: Dengan perantara atau dibatasi jarak. Contoh: Telepon, surat, email.


C. Komunikasi Menurut Perilaku

     Komunimasi adalah hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis dan dipengaruhi oleh perilaku ataupun posisi seseorang. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan perilaku komunikatornya, yaitu:

1. Komunikasi Verbal: Menggunakan kata-kata.

2. Komunikasi Nonverbal: Tidak menggunakan kata-kata, seperti bahasa tubuh, ekspresi wajah, dll.


D. Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi

     Komunikasi dapat terlaksana bila adanya inisiatif dari komunikator. seperti berpidato, memberi ceramah, wawancara, dsb. terlihat jelas bahwa inisiatif komunimator merupakan salah satu faktor penentu dalam berkomunikasi sehingga kemampuan komunikator tersebutlah yang memengaruhi keberhasilan proses komunikasinya.


E. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup

     Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan dari komunikasi ini. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan ruang lingkupnya, yaitu:

1. Komunikasi Internal

     Komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi dan terjadi di antara anggota organisasi tersebut.

• Komunikasi Verbal: Perintah, Teguran, Pujian, dll.

• Komunikasi Horizontal

• Komunikasi Diagonal

2. Komunikasi Eksternal

     Komunikasi yang berlangsung antara suatu organisasi dengan kelompok masyarakat di luar organisasi tersebut.


F. Komunikasi Menurut Aliran Informasi

     Macam komunikasi yang terjadi akan ditentukan oleh informasi karena informasi merupakan muatan yang menjadi bagian pokok dalam komunikasi. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan aliran informasinya, yaitu:

1. Komunikasi Satu Arah: Satu pihak menyampaikan informasi, pihak lain menerima.

2. Komunikasi Dua Arah: Dua pihak saling menyampaikan informasi.

3. Komunikasi ke atas: Bawahan ke atasan.

4. Komunikasi ke bawah: Atasan ke bawahan.

5. Komunikasi ke samping: Terjadi diantara dua orang yang berkedudukan sejajar.


G. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja

     Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan jaringan kerjanya, yaitu:

1. Komunikasi jaringan kerja rantai

2. Komunikasi jaringan kerja lingkaran

3. Komunikasi jaringan bintang


H. Komunikasi Menurut Peran Individu

     Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan komunikasi. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan peran individu dalam komunikasi, yaitu:

1. Komunikasi antara individu dengan individu yang lain

2. Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas

3. Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih


I. Komunikasi Menurut Jumlah yang Berkomunikasi

     Komunikasi selalu terjadi diantara sesama manusia baik itu perorangan maupun kelompok. Komunikasi dapat dikategorikan berdasarkan jumlah orang yang terlibat, yaitu:

1. Komunikasi perseorangan

2. Komunikasi kelompok







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Kekuasaan Kehilangan Kepekaan: Potret Demonstrasi dan Reformasi Semu di Parlemen

Manajemen Operasi - Analisis Produktivitas - Digitech University