Manajemen Komunikasi Bisnis
Review Manajemen Komunikasi Bisnis
Nama : Eriecha Destiany Salsabila
NPM : 10122001
Sebagaian besar kegiatan organisasi pasti bersinggungan dengan aktivitas manajerial, kegiatan komunikasi bisnis tidak dapat dipisahkan dari manajemen. Komunikasi juga merupakan unsur penting dalam keberhasilan sebuah bisnis karena dalam kegiatan bisnis pastinya ditemukan aktivitas komunikasi, baik secara internal maupun eksternal.
Komunikasi bisnis yang efektif merupakan cara karyawan dan manajemen berkomunikasi untuk mencapai tujuan organisasi. karena tujuannya untuk meningkatkan efisiensi organisasi publik maupun privat dengan mengurangi kesalahan.
Menurut Foller, manajemen adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain, maksudnya kemampuan pengelolaan sesuatu yang merupakan seni menciptakan dan kreatif.
Komunikasi adalah tentang menyampaikan dan menerima informasi dengan cara yang efektif agar kedua belah pihak memiliki interpretasi yang sama terhadap pesan yang disampaikan. Kunci untuk mencapai komunikasi yang efektif terletak pada beberapa aspek penting, seperti pertukaran pesan yang jelas dan tepat, penggunaan simbol yang dipahami bersama, keterampilan komunikasi yang baik, dan empati terhadap sudut pandang orang lain.
Manajemen Komunikasi pada dasarnya merupakan sebuah kombinadi antara ilmu komunikasi dengan teori manajemen yang diterapkan dalam banyak konteks komunikasi.
Fungsi dan Manfaat Manajemen Komunikasi
Terdapat dua fungsi utama manajemen komunikasi dalam dunia bisnis yaitu sebagai saranan pemahaman yang sama di antara semua anggota perusahaan juga sebagai sarana
1. Sebagai kendali.
2. Sebagai motivasi.
3. Sebagai ekspresi emosi.
4. Sebagai alat menyebarkan komunikasi.
Tujuan Manajemen Komunikasi
Manajemen komunikasi bertujuan untuk menjalin interaksi yang baik sehingga dapat memahami cara komunikasi yang baik antar karyawan maupun pihak luar.
Bentuk - Bentuk Manajemen Komunikasi
Menurut G. R. Terry, terdapat lima jenis bentuk komunikasi dalam suat kegiatan, yaitu:1. Komunikasi Formal : Komunikasi yang terjadi antara atasan dan bawahan tanpa adanya aturan tertentu.
2. Komunikasi Non Formal : Komunikasi ini juga tidak ada aturan khusus dan biasanya terjadi secara spontan.
3. Komunikasi Informal : Komunikasi yang dilakukan untuk membicarakan hal-hal selain pekerjaan.
4. Komunikasi Teknis : Komunikasi yang dirancang untuk mengkomunikasikan strategi tertentu.
5. Komunikasi Prosedural : Komunikasi yang dilakukan untuk melaporkan kinerja perusahaan. (berbentuk tulisan)
Dimensi Manajemen Komunikasi
Onong U. Effendy mengelompokkan komunikasi berdasarkan arah dan tujuannya, yaitu komunikasi vertikal, horizontal, dan eksternal.
1. Vertikal : Jenis komunikasi vertikal terbagi menjadi komunikasi ke bawah (perintah, instruksi, pengumuman), komunikasi ke atas (laporan, saran, masukan), dan komunikasi lateral (koordinasi, kerjasama, pertukaran informasi).
2. Horizontal : terjadi antar orang-orang pada tingkatan yang sama, seperti komunikasi antar teman sejawat, anggota tim, tetangga. Tujuannya untuk memperkuat kerjasama, berbagi informasi, membangun hubungan, menyelesaikan masalah, dan lain-lain.
3. Eksternal : terjadi antara organisasi atau struktur sosial dengan pihak luar, seperti komunikasi perusahaan dengan pelanggan, pemerintah dengan masyarakat, media dengan publik. Tujuannya untuk membangun citra, reputasi, memperkenalkan produk, membangun hubungan dengan stakeholder, dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar