Statistika Bisnis - Definisi & Ruang Lingkup Statistika - Digitech University

Penulis    : 10122001 - Eriecha Destiany Salsabila

Dosen     : Alif Hijriah


Sejarah statistika

Sejarah Statistika adalah perkembangan ilmu yang berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi, dan presentasi data. Statistika telah menjadi alat penting dalam berbagai bidang seperti ilmu sosial, ilmu alam, ekonomi, kedokteran, dan banyak lagi. Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah statistika:

1. Orang Yunani Kuno: Statistika memiliki akar sejarah yang panjang, dan beberapa elemen awalnya dapat ditelusuri kembali ke zaman Yunani kuno. Terdapat beberapa catatan tentang penghitungan penduduk, produksi pertanian, dan data demografi yang dilakukan oleh bangsa Yunani Kuno.

2. John Graunt (1620-1674): John Graunt, seorang ahli matematika dan ahli statistik asal Inggris, sering dianggap sebagai salah satu pelopor statistika. Ia menerbitkan buku berjudul "Natural and Political Observations Made upon the Bills of Mortality," di mana ia menganalisis data kematian di London. Graunt melakukan analisis demografi awal dan membantu mengembangkan konsep tabel mortalitas.

3. Carl Friedrich Gauss (1777-1855): Gauss, seorang matematikawan asal Jerman, membuat kontribusi besar terhadap statistika. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah distribusi Gauss, yang juga dikenal sebagai distribusi normal. Distribusi ini menjadi dasar bagi banyak metode statistik yang digunakan saat ini.

4. Sir Francis Galton (1822-1911): Galton adalah seorang ilmuwan Inggris yang dikenal dengan berbagai kontribusinya pada statistika. Dia mengembangkan konsep regresi dan korelasi, yang menjadi dasar analisis statistik untuk mengukur hubungan antara dua atau lebih variabel.

5. Sir Ronald A. Fisher (1890-1962): Fisher adalah seorang ahli statistik Inggris yang membuat kontribusi besar dalam pengembangan statistika modern. Ia mengembangkan banyak teknik analisis varian dan desain eksperimen yang menjadi dasar dalam ilmu statistik.

6. Perkembangan Teknologi: Dengan perkembangan teknologi komputer, statistika telah menjadi lebih aksesibel dan dapat digunakan dalam berbagai bidang. Komputer memungkinkan analisis data yang lebih kompleks dan memungkinkan statistisi untuk mengelola dan menganalisis set data yang lebih besar.

7. Statistika dalam Ilmu Sosial: Statistika juga memiliki peran penting dalam ilmu sosial, terutama dalam bidang ekonomi, sosiologi, psikologi, dan ilmu politik. Penggunaan statistika dalam ilmu sosial membantu dalam penelitian dan analisis data yang berhubungan dengan perilaku manusia dan masyarakat.

Dengan demikian, sejarah statistika mencakup perkembangan konsep-konsep dasar statistik, perkembangan metode analisis data, dan penggunaan statistika dalam berbagai disiplin ilmu. Saat ini, statistika menjadi alat yang sangat penting dalam pengambilan keputusan, riset ilmiah, dan banyak aspek kehidupan sehari-hari.

 

Pengertian Statistik dan Statistika

Statistik dan statistika adalah dua istilah yang sering digunakan dalam konteks yang berbeda tetapi berkaitan erat. Berikut adalah pengertian masing-masing istilah:

 

1. Statistik (Statistic)

   - Statistik adalah suatu angka atau data numerik yang dihasilkan dari pengukuran atau pengumpulan informasi.

   - Statistik dapat merujuk pada angka tunggal atau data numerik tertentu yang mewakili sesuatu dalam suatu kelompok data. Ini bisa berupa rata-rata, median, modus, standar deviasi, dan lain sebagainya.

   - Statistik dapat digunakan untuk merangkum informasi, menggambarkan pola, atau memberikan pemahaman tentang data yang ada.

 

2. Statistika (Statistics)

   - Statistika adalah cabang ilmu pengetahuan yang berfokus pada pengumpulan, analisis, interpretasi, dan presentasi data.

   - Statistika adalah ilmu yang mengembangkan metode dan teknik untuk mengumpulkan dan menganalisis data, membuat inferensi, serta mengambil keputusan berdasarkan data.

   - Statistika digunakan untuk mengidentifikasi tren, menjelaskan variasi, dan menguji hipotesis dalam berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, ilmu alam, kedokteran, ekonomi, dan lainnya.

 

Jadi, statistik (statistic) adalah data numerik atau angka yang digunakan dalam analisis statistika, sedangkan statistika (statistics) adalah ilmu yang mencakup semua aspek pengolahan dan interpretasi data, serta pengembangan metode dan teknik untuk melakukan analisis data dengan tepat. Dalam konteks umum, ketika seseorang berbicara tentang "statistik," mereka mungkin merujuk pada statistika sebagai ilmu dan juga pada angka-angka yang dihasilkan dari analisis data.

 

Jenis-Jenis Data

Data adalah informasi yang diperoleh dari observasi, pengukuran, atau pencatatan suatu fenomena. Jenis data dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori berdasarkan sifat dan karakteristiknya. Berikut adalah jenis-jenis data yang umum:

 

1. Data Kualitatif (Nominal)

   - Data kualitatif menggambarkan kategori atau atribut dan tidak memiliki urutan atau peringkat tertentu.

   - Contoh data nominal meliputi jenis kelamin, warna mata, jenis kendaraan, dan sebagainya.

   - Data nominal hanya dapat diurutkan dalam kelompok atau kategori, tetapi tidak ada hubungan matematis yang bermakna antara kategori tersebut.

 

2. Data Kualitatif (Ordinal)

   - Data ordinal adalah data kualitatif yang memiliki urutan atau peringkat tertentu.

   - Contoh data ordinal meliputi tingkat kepuasan (rendah, sedang, tinggi), tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA), dan peringkat medali dalam suatu kompetisi.

   - Meskipun memiliki urutan, perbedaan antara nilai ordinal mungkin tidak selalu seragam atau bermakna.

 

3. Data Kuantitatif (Interval)

   - Data interval adalah data kuantitatif yang memiliki nilai numerik dan jarak antar nilai dengan interval yang tetap.

   - Contoh data interval meliputi suhu dalam skala Celcius, IQ, dan suhu dalam skala Fahrenheit.

   - Data interval tidak memiliki titik nol yang absolut (misalnya, tidak ada suhu dalam Celsius yang benar-benar nol), sehingga perbandingan proporsional tidak dapat dihitung.

 

4. Data Kuantitatif (Rasio)

   - Data rasio adalah data kuantitatif yang memiliki nilai numerik, interval tetap, dan titik nol yang absolut.

   - Contoh data rasio meliputi tinggi badan, berat badan, pendapatan, dan usia.

   - Data rasio memungkinkan perbandingan proporsional dan operasi matematika yang bermakna, seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

 

Penting untuk memahami jenis data yang Anda miliki karena ini akan memengaruhi jenis analisis statistik yang dapat Anda terapkan. Jenis data juga memengaruhi pemilihan grafik dan teknik statistik yang sesuai. Data kualitatif cenderung menggunakan analisis non-parametrik, sedangkan data kuantitatif dapat menggunakan metode statistik parametrik. Data interval dan data rasio memungkinkan penggunaan sebagian besar teknik statistik, sementara data nominal dan ordinal memerlukan pendekatan yang berbeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Kekuasaan Kehilangan Kepekaan: Potret Demonstrasi dan Reformasi Semu di Parlemen

Manajemen Operasi - Analisis Produktivitas - Digitech University

Lobi dan Negosiasi